Cepu — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Blora menyelenggarakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba) sekaligus Aktivasi Agen Verifikator Aplikasi Satumu pada hari Ahad, 2 Agustus 2026, bertempat di Aula RS PKU Muhammadiyah Cepu. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dari wilayah Cepu, Jiken, Sambong, dan Kedungtuban.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PDM Blora dalam memperkuat tata kelola organisasi melalui digitalisasi administrasi sekaligus meningkatkan kapasitas para pimpinan dalam memanfaatkan layanan digital Persyarikatan Muhammadiyah.
Acara diawali dengan sambutan Ketua PCM Cepu, Drs. H. Mokh. Fathoni, M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Turba dan aktivasi agen verifikator aplikasi Satumu di PCM Cepu. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas administrasi organisasi agar semakin tertib, akurat, dan terintegrasi.
"Semoga melalui sosialisasi dan pendampingan ini, tata kelola administrasi Muhammadiyah di tingkat cabang maupun ranting dapat semakin baik sehingga mampu mendukung kemajuan persyarikatan," ungkap beliau.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PDM Blora, Muh. Syaifuddin, M.Pd. Beliau memaparkan berbagai arah kebijakan Muhammadiyah, khususnya target Muhammadiyah Jawa Tengah menuju Muktamar ke-49, di antaranya peningkatan jumlah Korp Mubaligh Muhammadiyah aktif yang ditargetkan mencapai 12.000 orang pada tahun 2027.
Beliau juga menjelaskan strategi penguatan organisasi melalui konsep 3J, yaitu Jamaah, Jam'iyah, dan Jariyah, sebagai fondasi dalam membangun Muhammadiyah yang semakin kuat dan berkemajuan.
Selain itu, beliau menekankan pentingnya seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) memiliki administrasi yang tertib dan terintegrasi melalui sistem digital, salah satunya melalui aplikasi SIPAS, sehingga pelayanan organisasi menjadi lebih efektif, efisien, dan profesional.
Dalam arahannya, Ketua PDM Blora juga mengajak seluruh pimpinan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi kader-kader muda agar dapat berperan aktif dalam kepemimpinan dan pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Menurutnya, regenerasi merupakan kunci keberlanjutan dakwah Muhammadiyah di masa depan.
Beliau menegaskan bahwa bermuhammadiyah harus senantiasa menghadirkan manfaat bagi umat, sebagaimana semangat Persyarikatan yang terus bergerak untuk mencerahkan kehidupan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan slogan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yaitu "MPM: Maju, Profesional, Modern."
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung aktivasi agen verifikator aplikasi Satumu serta sesi tanya jawab yang dipandu oleh Tim Majelis Pustaka dan Informasi PDM Blora. Para peserta mendapatkan pendampingan teknis mengenai proses verifikasi data anggota dan pemanfaatan aplikasi Satumu sebagai gerbang layanan digital Persyarikatan Muhammadiyah.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan dan diskusi berkembang terkait implementasi aplikasi Satumu di tingkat cabang dan ranting, sehingga diharapkan seluruh peserta mampu menjadi agen verifikator yang kompeten dalam mendukung digitalisasi organisasi.
Melalui kegiatan Turba dan aktivasi agen verifikator ini, diharapkan pengelolaan administrasi Muhammadiyah di Kabupaten Blora semakin tertata, modern, dan terintegrasi. Dengan semangat kolaborasi antara PDM, PCM, dan PRM, Muhammadiyah diharapkan mampu terus menghadirkan pelayanan organisasi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta semakin memberikan kebermanfaatan bagi umat dan masyarakat.

0Comments