BSd9GfC0TUrlBUd5TSO9GSz7GY==
Light Dark
LAZISMU At-Tajdid Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Temengeng

LAZISMU At-Tajdid Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Temengeng

LAZISMU At-Tajdid salurkan 5.000 liter air bersih untuk 62 KK terdampak kemarau di Dusun Pasarsore, Desa Temengeng, Kabupaten Blora.
Table of contents
×
Tim LAZISMU At-Tajdid menyalurkan bantuan 5.000 liter air bersih kepada warga Dusun Pasarsore Desa Temengeng
Tim Layanan LAZISMU At-Tajdid menyalurkan 5.000 liter air bersih menggunakan truk tangki untuk membantu 62 kepala keluarga terdampak kemarau di Dusun Pasarsore, Desa Temengeng, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

Kemarau berkepanjangan membuat akses air bersih warga Dusun Pasarsore, Desa Temengeng, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, semakin terbatas. Merespons kondisi tersebut, Kantor Layanan LAZISMU At-Tajdid menyalurkan 5.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan 62 kepala keluarga (KK) pada Senin, 7 September 2026.

Bantuan disalurkan menggunakan satu tangki air berkapasitas 5.000 liter. Distribusi dilakukan langsung oleh tim Kantor Layanan LAZISMU At-Tajdid yang dipimpin Kepala Kantor Layanan Helmi Gunawan, M.Pd. bersama staf, Debby.

Penyaluran air bersih ini dilakukan setelah adanya informasi mengenai kesulitan warga memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan sejumlah sumber air yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat mengalami penyusutan.

Akibatnya, sebagian warga harus mencari sumber air dari lokasi yang lebih jauh. Bagi masyarakat di wilayah Temengeng, kondisi tersebut menjadi persoalan yang kembali dirasakan ketika musim kemarau tiba.

LAZISMU At-Tajdid Respons Kebutuhan Warga

Kepala Kantor Layanan LAZISMU At-Tajdid, Helmi, mengatakan bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan sumber air.

“Kami berusaha hadir ketika mendapatkan informasi bahwa masyarakat sedang mengalami kesulitan air bersih. Bantuan ini memang belum menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap 5.000 liter air yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga. Jika kondisi masih membutuhkan, insyaallah kami akan mempertimbangkan penyaluran kembali,” ujarnya.

Warga kemudian mengambil air dari titik distribusi yang telah disiapkan secara bersama-sama. Mereka menggunakan berbagai wadah untuk membawa air ke rumah masing-masing dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Ketua RT setempat, Ridho, mengapresiasi bantuan yang diberikan LAZISMU At-Tajdid. Menurutnya, keterbatasan sumber air selama musim kemarau membuat bantuan air bersih sangat berarti bagi warga.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Kondisi kemarau membuat sumber air warga semakin terbatas. Bantuan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi warga yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Menjadi Bagian dari Dakwah Bil Hal

Direktur Pesantren At-Tajdid, Ahmad Furqony, M.Pd.I., menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan nilai yang terus ditanamkan di lingkungan At-Tajdid.

Menurutnya, kehadiran lembaga di tengah persoalan masyarakat merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat secara langsung.

“Ketika masyarakat di sekitar kita menghadapi kesulitan, sudah seharusnya kita berusaha hadir dan memberikan manfaat sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari dakwah bil hal dan menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan At-Tajdid,” tuturnya.

Penyaluran air bersih tersebut sekaligus menjadi wujud semangat filantropi dan dakwah bil hal Muhammadiyah, yaitu menyampaikan nilai kepedulian melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

5.000 Liter Air untuk 62 Kepala Keluarga

Pada penyaluran tahap ini, sebanyak 5.000 liter air bersih diberikan di satu titik di Dusun Pasarsore dan dimanfaatkan bersama oleh sekitar 62 KK.

Meski bantuan tersebut bersifat sementara, distribusi air diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga selama sumber air mengalami keterbatasan akibat kemarau.

LAZISMU At-Tajdid juga membuka kemungkinan untuk kembali menyalurkan bantuan apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kepedulian bersama terhadap persoalan akses air bersih yang masih dihadapi masyarakat saat musim kemarau.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah sederhana namun berdampak langsung.

Dengan menyalurkan air bersih, LAZISMU At-Tajdid berupaya hadir bersama masyarakat Temengeng untuk menghadapi dampak kemarau sekaligus menguatkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.


Kontributor: Alif Firmansyah

0Comments