Cepu — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan SMP Muhammadiyah 3 Cepu bersama Pondok Pesantren Modern Al-Hikmah MBS Cepu untuk menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong kepada para santri. Melalui kegiatan kurban yang dilaksanakan pada Rabu (27/5/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, para santri tidak hanya menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahap pelaksanaannya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh tim guru SMP Muhammadiyah 3 Cepu bersama Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tersebut berlangsung di lingkungan SMP Muhammadiyah 3 Cepu dan Ponpes Modern Al-Hikmah MBS Cepu. Pada tahun ini, panitia menyembelih dua ekor kambing yang kemudian diolah dan didistribusikan kepada pihak yang berhak menerima.
Berbeda dengan kegiatan kurban pada umumnya, seluruh santri dilibatkan secara aktif mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, hingga pemotongan daging kurban. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan di bawah pendampingan para guru dan pembina agar berjalan sesuai syariat Islam serta memperhatikan aspek keselamatan.
Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa pelibatan santri dalam seluruh proses kurban bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran yang nyata. Menurutnya, kurban bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang sangat efektif.
“Kami ingin para santri memahami makna kurban secara utuh, bukan hanya melihat hasil akhirnya. Dengan terlibat langsung dalam proses penyembelihan hingga pengolahan daging, mereka belajar tentang keikhlasan, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ibadah kurban merupakan salah satu bentuk keteladanan terhadap Nabi Ibrahim AS yang menunjukkan ketaatan penuh kepada Allah SWT. Nilai tersebut diharapkan dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari para santri.
Selama kegiatan berlangsung, para santri tampak antusias mengikuti setiap tahapan. Mereka bekerja sama dalam membersihkan, menguliti, dan memotong daging kurban sesuai arahan guru pendamping. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran praktis yang jarang diperoleh di ruang kelas.
Salah seorang guru pendamping menuturkan bahwa keterlibatan santri dalam kegiatan kurban mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Ia menilai bahwa pengalaman tersebut akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini, para santri belajar bahwa rezeki yang dimiliki tidak hanya untuk diri sendiri. Ada hak orang lain yang perlu diperhatikan dan dibantu. Inilah salah satu hikmah terbesar dari ibadah kurban,” katanya.
Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan kurban juga menjadi sarana mempererat hubungan antara santri, guru, dan seluruh keluarga besar SMP Muhammadiyah 3 Cepu serta Ponpes Modern Al-Hikmah MBS Cepu. Suasana kebersamaan dan gotong royong yang tercipta selama kegiatan menjadi cerminan nilai-nilai Islam yang diajarkan di lingkungan sekolah dan pesantren.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para santri dapat meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS, meningkatkan rasa syukur, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, ibadah kurban tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter yang memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda.


.jpeg)
.jpeg)

0Comments