Gelombang haru dan syukur mewarnai keberangkatan jemaah haji KBIHU Muhammadiyah Blora yang tergabung dalam Kloter 46. Setelah menginap semalam di Asrama Haji Donohudan, jamaah dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, pada Kamis (7/5/2026) siang.
Rombongan ini sebelumnya telah memasuki asrama sejak Rabu (6/5) untuk menjalani proses administrasi akhir dan pemeriksaan kesehatan. Sesuai jadwal penerbangan, pesawat yang membawa tamu Allah ini akan lepas landas pada pukul 13.15 WIB dan diperkirakan tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada pukul 21.55 WAS.
Detail Keberangkatan dan Profil Jemaah
Perjalanan panjang ini dimulai sejak pagi buta dari titik kumpul di Kabupaten Blora. Antusiasme keluarga sangat terasa saat mengantar keberangkatan jemaah. Bahkan, satu orang calon jemaah rata-rata diantar oleh dua hingga tiga mobil keluarga yang memenuhi area pelepasan.
"Jemaah KBIHU Muhammadiyah Blora tahun 1447 H/2026 M bergabung di kloter 46. Mereka sudah masuk ke asrama hari Rabu kemarin dan siap diterbangkan siang ini," ungkap Sekretaris KBIHU Muhammadiyah Cepu, Moh. Al Amin, S. Kom., M. Pd. I.
Dari total 40 peserta manasik yang dibina, terdapat 29 orang yang merupakan jemaah murni keberangkatan tahun 2026. Secara profil, mayoritas jemaah berada pada rentang usia produktif 40-50 tahun. Namun, perhatian khusus tetap diberikan kepada dua jemaah lansia yang telah berusia di atas 75 tahun.
Harapan pada Pelayanan Kemenhajum
Keberangkatan tahun ini menjadi momentum spesial karena adanya transisi tata kelola penyelenggaraan haji. Pihak KBIHU berharap perubahan struktur organisasi di tingkat pusat dapat memberikan dampak positif langsung bagi kenyamanan jemaah selama di Arab Saudi.
"Karena baru tahun ini haji dilaksanakan oleh Kemenhajum yang sebelumnya oleh Kemenag, maka diharapkan kualitas pelayanan lebih baik dan memuaskan," tambah Moh. Al Amin saat memberikan keterangan terkait operasional keberangkatan.
Ia juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kondisi fisik mengingat rangkaian ibadah haji merupakan ibadah yang menguras energi. Pihak pembimbing memastikan pendampingan akan dilakukan secara intensif, terutama bagi jemaah lansia agar dapat menjalankan rukun haji dengan sempurna hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
0Comments