BSd9GfC0TUrlBUd5TSO9GSz7GY==
Light Dark
Kultum Menggapai Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

Kultum Menggapai Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

Ahad malam, 8 Maret 2026, jamaah Masjid Taqwa Cepu mengikuti kultum ba’da sholat Tarawih yang disampaikan oleh Ust. Bambang Supriyono, S.Ag., S.Pd.
Table of contents
×

Kultum Ba’da Sholat Tarawih Masjid Taqwa Cepu – Ahad, 8 Maret 2026

Ahad malam, 8 Maret 2026, jamaah Masjid Taqwa Cepu mengikuti kultum ba’da sholat Tarawih yang disampaikan oleh Ust. Bambang Supriyono, S.Ag., S.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Ramadhan serta memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir yang penuh keutamaan.

Bersyukur atas Nikmat Allah

Ust. Bambang mengawali tausiyahnya dengan mengingatkan jamaah agar selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, terutama nikmat iman dan kesempatan menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Rasa syukur tersebut hendaknya diwujudkan dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah.

Allah SWT berfirman:

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

Artinya:
"Katakanlah (Muhammad), ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.’"
(QS. Yunus: 58)

Maksud ayat:
Ayat ini mengajarkan bahwa seorang muslim seharusnya bergembira dengan karunia dan rahmat Allah, termasuk nikmat iman serta kesempatan beribadah di bulan Ramadhan.

Memasuki Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

Dalam kultum tersebut, beliau mengingatkan bahwa Ramadhan telah memasuki fase penting, yaitu sepuluh malam terakhir. Masa ini merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah karena di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar.

Allah SWT berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya:
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan."
(QS. Al-Qadr: 1–3)

Maksud ayat:
Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat mulia karena nilai ibadah pada malam tersebut lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Kesempatan Berharga yang Belum Tentu Terulang

Ust. Bambang juga mengingatkan bahwa kesempatan bertemu dengan Ramadhan merupakan karunia besar yang belum tentu dapat dirasakan kembali pada tahun berikutnya. Oleh sebab itu, setiap muslim hendaknya memanfaatkan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:
"Barang siapa melaksanakan ibadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Maksud hadits:
Orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah akan mendapatkan ampunan dari Allah atas dosa-dosa yang telah lalu.

Ajakan untuk Bertaubat

Dalam tausiyahnya, beliau juga mengajak jamaah untuk memperbanyak taubat kepada Allah, terutama di bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا

Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya."
(QS. At-Tahrim: 8)

Maksud ayat:
Taubat yang sungguh-sungguh adalah taubat yang disertai penyesalan atas dosa yang telah dilakukan serta tekad untuk tidak mengulanginya kembali.

Surga sebagai Balasan bagi Orang Bertakwa

Beliau juga mengingatkan bahwa Allah menjanjikan surga yang penuh kenikmatan bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa.

Allah SWT berfirman:

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا

Artinya:
"Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantarkan ke dalam surga secara berkelompok."
(QS. Az-Zumar: 73)

Maksud ayat:
Orang-orang yang bertakwa akan mendapatkan balasan berupa surga yang penuh kenikmatan sebagai hasil dari keimanan dan amal saleh mereka.

Penutup

Di akhir kultum, Ust. Bambang Supriyono mengajak jamaah untuk menyambut sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan penuh semangat dan kegembiraan dalam beribadah. Kesempatan meraih Lailatul Qadar hendaknya dimanfaatkan dengan memperbanyak sholat malam, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan memohon ampun kepada Allah.

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan serta menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang bertakwa dan dimasukkan ke dalam surga-Nya. Aamiin.


0Comments