BSd9GfC0TUrlBUd5TSO9GSz7GY==
Light Dark
Menggapai Surga dengan Ibadah Malam, Istighfar, dan Sedekah di Bulan Ramadhan - Ust. Muhammad Haris Al Fachry

Menggapai Surga dengan Ibadah Malam, Istighfar, dan Sedekah di Bulan Ramadhan - Ust. Muhammad Haris Al Fachry

Kultum bakda sholat Subuh di Masjid Taqwa Cepu pada Sabtu, 28 Februari 2026 berlangsung dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan. Kultum disampaikan
Table of contents
×

Masjid Taqwa Cepu, Sabtu 28 Februari 2026

Kultum bakda sholat Subuh di Masjid Taqwa Cepu pada Sabtu, 28 Februari 2026 berlangsung dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan. Kultum disampaikan oleh Ustadz Muhammad Haris Al Fachry yang mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah ﷻ yang telah diberikan tanpa henti dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik bagi setiap hamba untuk meningkatkan kualitas ibadah, baik yang bersifat mahdhah maupun sosial. Kesempatan ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena tidak ada jaminan seseorang akan kembali bertemu dengan Ramadhan berikutnya.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan kandungan ayat Al-Qur’an tentang ciri-ciri orang yang dijanjikan surga oleh Allah ﷻ, sebagaimana dalam firman-Nya:

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ۝ آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُحْسِنِينَ ۝ كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ ۝ وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ ۝ وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air, sambil menerima segala pemberian Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam, dan pada akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.”
(QS. Adz-Dzariyat: 15–19)

Dari ayat tersebut, Ustadz Muhammad Haris Al Fachry menjelaskan tiga amalan utama yang menjadi sebab seseorang mendapatkan kemuliaan di sisi Allah ﷻ:

1. Menghidupkan malam dengan ibadah
Orang-orang shalih adalah mereka yang tidak banyak tidur di malam hari, melainkan mengisinya dengan ibadah seperti sholat malam (qiyamul lail), dzikir, dan tilawah Al-Qur’an.

2. Memperbanyak istighfar di waktu sahur
Waktu sahur bukan hanya untuk makan, tetapi juga waktu yang sangat mustajab untuk memohon ampun kepada Allah ﷻ. Istighfar di waktu ini menjadi ciri orang yang dekat dengan-Nya.

3. Gemar bersedekah dan peduli sesama
Dalam harta yang dimiliki terdapat hak orang lain, khususnya fakir miskin. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk memperbanyak sedekah dan membantu sesama, terlebih di bulan Ramadhan.

Sebagai penguat pentingnya bersyukur, Allah ﷻ berfirman:

وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
“Dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.”
(QS. Al-Baqarah: 172)

Di akhir kultum, beliau mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri, memperbanyak amal ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial. Dengan demikian, diharapkan kita termasuk golongan orang-orang yang bertakwa dan mendapatkan janji surga dari Allah ﷻ.

Kegiatan kultum ditutup dengan doa, semoga seluruh jamaah diberikan kekuatan untuk istiqamah dalam ibadah dan senantiasa berada dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

0Comments