![]() |
| Materi Kultum Ramadhan Pembersihan Jiwa Tazkiyatun Nafs. |
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ طُهْرَةً لِلنُّفُوْسِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الصَّادِقُ الْمَصْدُوْقُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.
"Segala puji bagi Allah yang menjadikan bulan Ramadhan sebagai pembersih jiwa. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya yang benar lagi dibenarkan. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."
Ramadhan: Madrasah Tazkiyatun Nafs
Jamaah yang dirahmati Allah, Ramadhan bukan sekadar perpindahan waktu makan dan minum. Inti dari ibadah puasa adalah Tazkiyatun Nafs atau pembersihan jiwa. Sebagaimana tubuh kita membutuhkan mandi untuk membersihkan kotoran fisik, jiwa kita pun membutuhkan Ramadhan untuk membasuh kotoran-kotoran batin seperti sombong, iri dengki, kikir, dan ketergantungan pada dunia.
Puasa melatih kita untuk mengendalikan hawa nafsu yang seringkali menjadi penghalang antara hamba dengan Sang Pencipta. Dengan melemahkan nafsu makan dan syahwat, ruh kita memiliki kesempatan untuk mendominasi dan mendekat kepada Allah SWT.
Keberuntungan bagi yang Mensucikan Jiwa
Allah SWT menegaskan bahwa kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat hanya akan diraih oleh mereka yang menjaga kesucian jiwanya. Allah SWT berfirman dalam Surah Asy-Syams:
قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ
"Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya."
(QS. Asy-Syams: 9-10)
Puasa Sebagai Penghapus Dosa
Proses pembersihan jiwa ini dilakukan Allah dengan cara menggugurkan dosa-dosa hamba-Nya yang berpuasa dengan penuh keimanan. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (ridha Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
(HR. Bukhari & Muslim)
Langkah Membersihkan Jiwa di Bulan Ramadhan
Ada tiga instrumen utama dalam Ramadhan yang berfungsi sebagai pembersih jiwa:
- As-Shiyam (Puasa): Membersihkan jiwa dari belenggu hawa nafsu.
- Al-Qur'an: Menjadi obat (syifa) bagi penyakit-penyakit yang ada di dalam dada.
- As-Shadaqah (Sedekah): Membersihkan jiwa dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.
Kesimpulan
Jangan biarkan Ramadhan berlalu hanya dengan perut yang lapar. Jadikan setiap detiknya sebagai sarana untuk membasuh hati. Jika kita keluar dari Ramadhan dengan jiwa yang lebih tenang, akhlak yang lebih lembut, dan lisan yang lebih terjaga, itulah tanda bahwa puasa kita telah mencapai tujuannya, yaitu Tazkiyatun Nafs.
اَللّٰهُمَّ نَقِّ قُلُوْبَنَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
"Ya Allah, bersihkanlah hati kami dari kesalahan-kesalahan sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran. Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan akhirat. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."


0Comments