Ada kalanya Allah menempatkan kita pada posisi yang tidak dimiliki semua orang:
punya waktu, tenaga, ilmu, jabatan, atau sekadar kesempatan untuk memudahkan urusan orang lain. Posisi itu bukan sekadar kelebihan, melainkan amanah.
“Jika Allah menempatkanmu di posisi yang memungkinkan untuk memudahkan urusan orang lain, maka mudahkanlah untuk mereka.”
Sebab, kebaikan yang kita lakukan bukan hanya berdampak pada orang lain, tetapi juga kembali kepada diri kita sendiri—sering kali lewat jalan yang tidak kita duga.
Allah ﷻ berfirman:
وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ
"Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu."
(QS. Al-Qashash: 77)
Ayat ini mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang kita terima dari Allah selayaknya diteruskan, bukan disimpan untuk diri sendiri.
Kemudahan yang Kita Beri, Kemudahan yang Kita Terima
Sering kali kita berharap hidup dipermudah, urusan dilapangkan, dan langkah dimudahkan oleh Allah. Padahal, salah satu kunci kemudahan dari Allah adalah kemudahan yang kita berikan kepada sesama.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
"Barang siapa meringankan satu kesulitan seorang mukmin di dunia, Allah akan meringankan satu kesulitannya pada hari kiamat. Dan barang siapa memudahkan urusan orang yang kesulitan, Allah akan memudahkannya di dunia dan akhirat."
(HR. Muslim)
Doa Tulus yang Diam-Diam Mengangkat Derajat
Kita mungkin menganggap bantuan yang kita berikan itu kecil. Namun bisa jadi, di balik kemudahan yang kita berikan, ada doa tulus yang terucap dalam sepi—doa orang yang merasa sangat terbantu dan tak punya apa-apa selain doa.
“Demi Allah, engkau tidak tahu doa tulus siapa yang akan diangkat untuk kebaikanmu.”
Allah ﷻ berfirman:
إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ
"Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Mendengar doa."
(QS. Ibrahim: 39)
Doa orang yang tertolong, meski sederhana, bisa menjadi sebab datangnya pertolongan Allah pada saat yang paling kita butuhkan.
Penutup: Jadilah Alasan Orang Lain Tersenyum
Tidak semua orang bisa memberi banyak, tetapi setiap orang bisa memberi kemudahan: dengan senyum, waktu, tenaga, atau keputusan yang tidak mempersulit.
Jika hari ini Allah mempercayakanmu posisi untuk membantu, ingatlah—
itu bukan kebetulan, melainkan cara Allah menjadikanmu sebab kebaikan.
Dan siapa tahu, kelak di saat engkau berada di titik terendah hidupmu,
Allah mengirimkan pertolongan melalui doa tulus orang yang pernah kau mudahkan.


0Comments