![]() |
| Materi Kultum Menggapai Lailatul Qadar. |
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ الْقُرْاٰنَ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ خَيْرُ مَنْ قَامَ وَصَلَّى. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.
"Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Al-Qur'an pada malam Lailatul Qadar. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah hamba serta utusan-Nya, sebaik-baik orang yang mendirikan shalat. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."
Lailatul Qadar: Hadiah Terindah bagi Umat Muhammad
Jamaah yang dirahmati Allah, saat ini kita berada di penghujung Ramadhan, masa di mana terdapat satu malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Lailatul Qadar bukan sekadar fenomena alam, melainkan momentum rahmat di mana Allah SWT membuka pintu ampunan dan pengabulan doa seluas-luasnya bagi hamba yang beriman dan beramal shalih.
Mengejar Lailatul Qadar bukan berarti kita harus terjaga tanpa makna, melainkan menghidupkan malam dengan kualitas iman dan kekhusyukan amal.
Keutamaan Malam yang Lebih Baik dari 1000 Bulan
Allah SWT menggambarkan kemuliaan malam ini dalam surah khusus, Al-Qadr, sebagai bukti betapa istimewanya waktu tersebut bagi kita:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
"Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan."
(QS. Al-Qadr: 3)
Syarat Mendapatkan Ampunan di Malam Qadar
Rasulullah SAW memberikan kunci utama agar ibadah kita di malam tersebut membuahkan ampunan total atas dosa-dosa masa lalu, yaitu didasari oleh iman dan pengharapan ridha Allah (Ihtisaban):
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
(HR. Bukhari & Muslim)
Strategi Menggapai Lailatul Qadar
Agar kita tidak kehilangan momentum ini, berikut adalah beberapa amalan utama yang bisa kita tingkatkan:
- Memperbanyak Doa: Bacalah doa yang diajarkan Nabi kepada Aisyah: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."
- I'tikaf: Berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.
- Shalat Malam dan Tilawah: Mengisi malam-malam ganjil dengan ketaatan yang konsisten.
- Taubat Nasuha: Menyesali dosa dan bertekad memperbaiki diri.
Kesimpulan
Lailatul Qadar adalah kesempatan emas yang belum tentu kita temui kembali tahun depan. Jangan biarkan mata kita terlelap dalam kelalaian. Mari kita kencangkan ikat pinggang, tingkatkan iman, dan perbanyak amal shalih. Semoga Allah mempertemukan kita dengan malam mulia tersebut dan menjadikan kita hamba yang bersih dari dosa.
اَللّٰهُمَّ بَلِّغْنَا لَيْلَةَ الْقَدْرِ، وَاجْعَلْنَا فِيْهَا مِنَ الْمَقْبُوْلِيْنَ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
"Ya Allah sampaikanlah kami pada malam Lailatul Qadar, dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang diterima amalnya. Ya Tuhan kami berikanlah kebaikan di dunia dan akhirat. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."


0Comments