![]() |
| Materi Kultum Keutamaan Memberi Makan Orang Berpuasa. |
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ بَلَّغَنَا شَهْرَ رَمَضَانَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِيْ إِلَى الْجُوْدِ وَالْإِحْسَانِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.
"Segala puji bagi Allah yang telah menyampaikan kita pada bulan Ramadhan. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah hamba serta utusan-Nya yang menyeru pada kedermawanan dan kebaikan. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."
Sedekah Terbaik: Menjamu Orang yang Berpuasa
Jamaah yang dimuliakan Allah, Ramadhan adalah bulan kompetisi dalam kebaikan. Salah satu pintu ibadah yang paling mudah namun memiliki ganjaran yang sangat fantastis adalah memberi makan orang yang berbuka puasa (ifthar). Ibadah ini merupakan perpaduan antara kedermawanan harta dan kasih sayang antar sesama Muslim.
Sering kali kita merasa pahala puasa kita kurang sempurna karena banyaknya khilaf. Namun, Allah yang Maha Pemurah memberikan kita peluang untuk "menggandakan" pahala puasa kita melalui tangan orang lain yang kita beri makan.
Pahala yang Sama Tanpa Mengurangi
Rasulullah SAW memberikan kabar gembira yang luar biasa bagi siapa saja yang menyediakan hidangan berbuka, meskipun hanya seteguk air atau sebutir kurma. Beliau bersabda:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
"Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun."
(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Mendapatkan Doa Malaikat
Tidak hanya mendapatkan pahala puasa orang yang dibantu, orang yang menjamu tamu atau memberi makan orang berpuasa juga akan mendapatkan doa keberkahan dari para malaikat. Harta yang dikeluarkan tidak akan berkurang, melainkan tumbuh menjadi keberkahan dalam keluarga dan kesehatan.
Rasulullah SAW juga menekankan bahwa memberi makan adalah salah satu kunci untuk masuk surga dengan selamat (bisalaam). Ini adalah bentuk kepedulian sosial yang sangat tinggi dalam Islam.
Kebaikan yang Universal
Memberi makan orang berpuasa tidak harus mahal atau mewah. Allah melihat ketulusan hati kita. Di lingkungan kita, mungkin ada tetangga yang kesulitan, anak yatim, atau musafir yang sedang di perjalanan. Segelas air dan sebungkus nasi yang kita berikan bisa jadi adalah jalan pembuka pintu surga bagi kita.
Kesimpulan
Jangan biarkan satu hari pun di bulan Ramadhan berlalu tanpa kita bersedekah makanan. Jika kita tidak mampu memberi makan dalam jumlah besar, maka berilah sesuai kemampuan. Jadikanlah setiap waktu berbuka sebagai momentum untuk "berinvestasi" pahala. Semoga dengan berbagi, Allah senantiasa meluangkan rezeki dan mengampuni dosa-dosa kita.
اَللّٰهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَدَقَاتِنَا وَصِيَامَنَا. اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
"Ya Allah terimalah sedekah dan puasa kami. Ya Allah berkahilah apa yang Engkau rezekikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."


0Comments