BSd9GfC0TUrlBUd5TSO9GSz7GY==
Light Dark
Menjemput Manisnya Salat

Menjemput Manisnya Salat

PCM Cepu terima hibah buku "Sistematika Shalat" karya H. Ahmad Suharto, M.Pd.I. untuk mengulas rahasia salat khusyuk melalui 3 pendekatan.
Table of contents
×
Sampul buku Sistematika Shalat karya H. Ahmad Suharto M.Pd.I.
Tampilan sampul buku "Sistematika Shalat: Membedah Anatomi Shalat Menguak Rahasia Shalat Khusyu'" karya H. Ahmad Suharto, M.Pd.I.

Salat seyogianya bukanlah sekadar rutinitas untuk menggugurkan kewajiban yang ditunaikan secara tergesa-gesa. Lebih dari itu, salat adalah momen perjumpaan terindah dengan Sang Pencipta, sebuah ibadah istimewa yang selalu layak dirindukan dan ditunggu-tunggu kedatangannya. Namun, tidak dapat dimungkiri bahwa di tengah kesibukan sehari-hari, tidak sedikit yang merasa ibadah salatnya mulai kehilangan rasa nikmat. Pikiran yang bercabang, gerakan yang berulang dan “hampa”, sering kali menjadi muara dari terkikisnya kekhusyukan.

Kenikmatan dalam beribadah, khususnya salat, tidak hadir begitu saja secara kebetulan. Ia perlu dibentuk, dipelajari, dan diikhtiari secara maksimal. Kekhusyukan bukanlah anugerah pasif, melainkan buah dari pemahaman yang mendalam, persiapan yang matang, serta penataan jiwa yang berkelanjutan.

Membedah Anatomi Salat lewat Tiga Pendekatan

Beberapa hari yang lalu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cepu baru saja menerima hibah berupa 5 eksemplar buku karya H. Ahmad Suharto, M.Pd.I. yang berjudul Sistematika Shalat: Membedah Anatomi Shalat Menguak Rahasia Shalat Khusyu’.

Buku ini secara komprehensif mengupas panduan praktis dan aplikatif untuk memaksimalkan kenikmatan ibadah dalam setiap rakaat yang ditunaikan. Penulis menekankan bahwa perjalanan menuju kekhusyukan tidak dimulai saat takbiratul ihram, melainkan sejak basuhan air wudu. Persiapan fisik dan mental sebelum melangkahkan kaki ke atas sajadah turut menjadi fondasi utama yang menentukan kualitas salat seseorang.

Secara metodologis, karya ini menawarkan pembacaan yang sangat kaya karena menyajikan tiga pendekatan epistemologis Islam sekaligus:

  • Pendekatan Bayani: Mengulas tuntas dalil-dalil tekstual (Al-Qur'an dan Sunnah) yang menjadi landasan syariat dan aturan fiak ihwal tata cara salat.
  • Pendekatan Burhani: Menjelaskan anatomi salat secara rasional dan terstruktur, membantu pembaca memahami hikmah di balik simbol, gerakan, serta bacaan salat.
  • Pendekatan Irfani: Menyentuh dimensi esoteris dan pengalaman batiniah, sehingga salat mampu menghadirkan ketenangan jiwa dan pencerahan spiritual.

Dari Bentang Sajadah hingga Benteng Penolak Kemungkaran

Sinergi ketiga pendekatan tersebut melahirkan kiat-kiat praktis yang mudah diterapkan oleh siapa saja. Melalui penyampaian yang lugas dan to the point, buku ini membimbing pembaca untuk mempertahankan kekhusyukan tidak hanya sebagai pengalaman sesaat di atas sajadah, melainkan sebagai daya ubah dalam kehidupan nyata.

Salat yang ditunaikan dengan paham, benar, dan khusyuk akan secara alami bertransformasi menjadi benteng spiritual. Sebagaimana janji Allah, kekhusyukan itulah yang memampukan seseorang mencegah dirinya dari perbuatan keji dan munkar. Kualitas salat yang terjaga pada akhirnya tercermin dari kesalehan perilaku seorang muslim dalam bermasyarakat.

Menumbuhkan Literasi, Mewujudkan Islam Kaffah

Hadirnya buku Sistematika Shalat: Membedah Anatomi Shalat Menguak Rahasia Shalat Khusyu’ di koleksi pustaka PCM Cepu merupakan bentuk penguatan literasi keagamaan masyarakat. Koleksi sebanyak 5 eksemplar ini kini siap diakses dan dimanfaatkan.

Mari bersama-sama kita tumbuhkan budaya literasi dan kesadaran beragama, sehingga kita mampu menjalankan setiap perintah Allah secara utuh (kaffah) serta menjadikan salat sebagai muara ketenangan hidup.

0Comments