TUNTUNAN SALAT GERHANA
(Kusuf / Khusuf)
Majelis Tarjih dan TajdidA. Ketentuan Umum
- Dikerjakan secara berjamaah
- Tanpa azan dan ikamah
- Setelah salat, khutbah 1 kali
B. Tata Cara Salat Gerhana
(2 rakaat, setiap rakaat terdapat 2 rukuk)
Rakaat Pertama
- Takbiratul ihram
Niat dalam hati, lalu mengangkat tangan dan membaca: Allāhu akbar - Membaca doa iftitah, dilanjutkan:
- Surah Al-Fatihah
- Surah lain dalam Al-Qur’an
- Rukuk pertama
Dilakukan dengan lama, membaca tasbih rukuk - Bangkit dari rukuk (i’tidal)
Membaca: Sami‘allāhu liman ḥamidah - Berdiri kembali
- Surah Al-Fatihah
- Surah lain (lebih pendek dari sebelumnya)
- Rukuk kedua
Membaca doa rukuk - Bangkit dari rukuk
Membaca: Sami‘allāhu liman ḥamidah - I’tidal
Membaca doa i’tidal - Sujud pertama
Membaca doa sujud - Duduk di antara dua sujud
Membaca doa - Sujud kedua
Membaca doa sujud
Rakaat Kedua
- Berdiri untuk rakaat kedua
- Dilakukan seperti rakaat pertama
- Tanpa membaca doa iftitah
Urutan sama:
- Al-Fatihah + surah
- Rukuk pertama (lama)
- I’tidal
- Al-Fatihah + surah
- Rukuk kedua
- I’tidal
- Sujud
- Duduk
- Sujud
Penutup
- Tasyahud akhir
Membaca tahiyat - Salam
Ke kanan dan kiri
C. Setelah Salat
- Imam atau khatib menyampaikan khutbah 1 kali
- Berisi:
- Anjuran bertaubat
- Memperbanyak dzikir dan doa
- Mengingat kebesaran Allah atas fenomena gerhana


0Comments