Cepu, 9 Februari 2026 — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngroto kembali menyelenggarakan kajian rutin bulanan pada Senin malam, 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mushola Ranting Megalrejo dan dihadiri oleh warga Muhammadiyah serta masyarakat sekitar dengan penuh antusias.
Hadir sebagai pemateri, Ust. Nur Kholis, S.Ag., yang menyampaikan materi bertema “Mempersiapkan Diri Menjelang Bulan Ramadhan 1447 H.” Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang harus disambut dengan persiapan matang, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Ramadhan Bulan Pembinaan Taqwa
Ust. Nur Kholis mengawali kajian dengan mengingatkan kembali tujuan utama diwajibkannya puasa, sebagaimana firman Allah Ta’ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Beliau menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum pembinaan diri untuk menjadi pribadi yang bertakwa. Oleh karena itu, persiapan menyambut Ramadhan hendaknya dimulai dari sekarang.
Bekal Menyambut Ramadhan
Dalam kajian tersebut, Ust. Nur Kholis memaparkan beberapa langkah penting dalam mempersiapkan diri:
-
Membersihkan Hati dan Memperbanyak Taubat
Menjelang Ramadhan, setiap muslim dianjurkan memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan dengan Allah serta sesama manusia. Jangan sampai memasuki Ramadhan dengan hati yang masih dipenuhi dendam dan permusuhan. -
Melatih Ibadah Sejak Dini
Beliau mengajak jamaah untuk mulai membiasakan puasa sunnah, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, serta menjaga shalat berjamaah. Dengan latihan sejak sebelum Ramadhan, diharapkan saat bulan suci tiba, ibadah sudah terasa ringan dan menyenangkan. -
Memahami Ilmu tentang Puasa
Penting bagi setiap muslim memahami fiqih puasa agar ibadah yang dilakukan sah dan bernilai pahala. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ:مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama.” (HR. Bukhari dan Muslim)
-
Menyiapkan Fisik dan Kesehatan
Menjaga pola makan, mengatur waktu istirahat, serta mengurangi kebiasaan yang kurang bermanfaat juga termasuk bentuk persiapan. Tubuh yang sehat akan membantu optimalisasi ibadah di bulan Ramadhan. -
Mempersiapkan Kepedulian Sosial
Ramadhan adalah bulan berbagi. Jamaah diajak untuk mulai merencanakan zakat, infak, dan sedekah guna membantu saudara-saudara yang membutuhkan.
Muhasabah dan Target Ibadah
Di akhir kajian, Ust. Nur Kholis mengajak seluruh jamaah untuk melakukan muhasabah terhadap Ramadhan sebelumnya. Sudahkah ada perubahan dalam diri? Sudahkah ibadah meningkat? Beliau mendorong agar setiap keluarga membuat target ibadah selama Ramadhan 1447 H, seperti target khatam Al-Qur’an, memperbanyak qiyamul lail, serta menjaga akhlak dan lisan.
Kajian berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif. Jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah agar diberikan kesempatan bertemu Ramadhan dan mampu mengisinya dengan amal terbaik.
Melalui kajian rutin ini, PRM Ngroto berharap seluruh jamaah semakin siap secara iman, ilmu, dan amal dalam menyambut Ramadhan 1447 H, sehingga bulan suci tersebut benar-benar menjadi momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih bertakwa dan bermakna.

0Comments