BSd9GfC0TUrlBUd5TSO9GSz7GY==
Light Dark
Peletakan Batu Pertama Klinik Latifah Cepu, Awal Dakwah Kesehatan Berbasis Nilai Islam

Peletakan Batu Pertama Klinik Latifah Cepu, Awal Dakwah Kesehatan Berbasis Nilai Islam

Momentum bersejarah bagi gerakan dakwah kesehatan di Cepu ditandai dengan dilaksanakannya Peletakan Batu Pertama Klinik Latifah Cepu, 13 Februari 2026
Table of contents
×

 

Peletakan Batu Pertama Klinik Latifah Cepu

Cepu – Momentum bersejarah bagi gerakan dakwah kesehatan di Cepu ditandai dengan dilaksanakannya Peletakan Batu Pertama Klinik Latifah Cepu pada Jumat, 13 Februari 2026, berlokasi di Jl. Taman Bahagia Perum Migas No. 12 Nglajo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Cepu sebagai bentuk nyata pengabdian sosial di bidang kesehatan untuk masyarakat luas.


Rangkaian Acara

Acara diawali dengan registrasi tamu undangan, kemudian dibuka secara resmi oleh MC. Suasana khidmat terasa saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars ‘Aisyiyah.

Sambutan dan Arahan

Sambutan pertama disampaikan oleh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Cepu yang menegaskan bahwa pendirian klinik ini merupakan langkah strategis dakwah kesehatan yang telah lama direncanakan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cepu yang memberikan dukungan penuh atas berdirinya amal usaha baru ini sebagai wujud sinergi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam pelayanan umat.

Sambutan utama disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Blora, Ibu Ir. Dewi Tedjowati. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa PDA sangat mendukung pendirian Klinik Latifah karena sejalan dengan program PDA untuk mewujudkan Klinik Pratama di wilayah Blora.

Beliau mengungkapkan rasa syukur atas semangat ibu-ibu ‘Aisyiyah Cabang Cepu dalam membangun klinik dengan tujuan mensyiarkan dakwah kesehatan berbasis nilai Islam. PDA, lanjut beliau, siap membantu termasuk dalam membuka donasi demi terwujudnya pembangunan Klinik Latifah Cepu.

Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Drs. H. Mariya, M.Pd, memohon keberkahan dan kelancaran proses pembangunan klinik.


Prosesi Peletakan Batu Pertama

Prosesi inti peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua PDA Blora, Ibu Ir. Dewi Tedjowati, yang didampingi oleh:

  • Ketua PCA Cepu, Ibu Hj. Sri Wahyuningsih

  • Penasehat Ibu Hj. Siti Mutmainnah

  • Ketua PCM Cepu, Bapak Drs. H. Mokh. Fathoni, MM

  • Penasehat Bapak Ir. H. Suparno

  • Bapak Drs. H. Mariya, M.Pd

Momen ini menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik Klinik Latifah Cepu yang diharapkan menjadi amal usaha unggulan di bidang layanan kesehatan primer.

Sebagai bentuk komitmen dan kesungguhan, Ibu Hj. Sri Wahyuningsih juga menghibahkan gelang emas miliknya sebagai donasi awal pembangunan Klinik Latifah Cepu. Tindakan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh hadirin untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan klinik.

Adapun Ketua Panitia Pendirian Klinik Latifah Cepu adalah Ibu Shofiyah, S.ST, yang bersama tim berkomitmen mengawal proses pembangunan hingga klinik dapat beroperasi.


Sekilas Tentang Klinik Latifah Cepu

Latar Belakang

Klinik Latifah Cepu didirikan sebagai bentuk dakwah dan pengabdian sosial bidang kesehatan oleh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Cepu, guna menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, terjangkau, dan bernuansa Islami.

Tujuan

  • Menandai dimulainya pembangunan fisik klinik

  • Menguatkan komitmen pelayanan kesehatan umat

  • Menggalang dukungan moral dan sosial masyarakat

  • Mensyiarkan dakwah kesehatan berbasis nilai Islam

Sasaran

  • Warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

  • Masyarakat Kecamatan Cepu dan sekitarnya

  • Instansi pemerintah dan mitra kesehatan

Harapan

Klinik Latifah Cepu diharapkan menjadi:

  • Pusat layanan kesehatan primer terpercaya

  • Wadah dakwah kesehatan perempuan dan keluarga

  • Amal usaha yang profesional dan berkelanjutan


Inspirasi Nama “Latifah”

Nama “Latifah” diambil dari nama pemberi wakaf tanah dan bangunan sebagai bentuk penghormatan dan amanah yang dijaga. Secara makna bahasa, Latifah berarti lembut, baik, menyenangkan, halus, dan anggun. Nilai tersebut menjadi ruh pelayanan Klinik Latifah Cepu: melayani dengan kelembutan, etika, dan empati.


Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah, kemudian penutup oleh MC.

Dengan peletakan batu pertama ini, diharapkan pembangunan Klinik Latifah Cepu berjalan lancar dan segera memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Semoga klinik ini menjadi bagian dari gerakan dakwah kesehatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang membawa keberkahan bagi umat.

penyerahan gelang emas dari Bu Yun ada nama buyun dan suami diserahkan untuk donasi pembangunan klinik Latifah



0Comments