BSd9GfC0TUrlBUd5TSO9GSz7GY==
Light Dark
Meneguhkan Iman dan Kesehatan melalui Puasa - dr. Muhammad Najib, Sp.S

Meneguhkan Iman dan Kesehatan melalui Puasa - dr. Muhammad Najib, Sp.S

Refleksi Kultum Bakda Subuh di Masjid Taqwa Cepu Senin, 23 Februari 2026, suasana subuh di Masjid Taqwa Cepu terasa khusyuk dan penuh keberkahan. Usa
Table of contents
×

Refleksi Kultum Bakda Subuh di Masjid Taqwa Cepu

Senin, 23 Februari 2026, suasana subuh di Masjid Taqwa Cepu terasa khusyuk dan penuh keberkahan. Usai menunaikan shalat Subuh berjamaah, para jamaah mengikuti kultum yang disampaikan oleh Ust. dr. Muhammad Najib, Sp.S. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak jamaah untuk memahami puasa tidak hanya dari sisi ibadah, tetapi juga dari sisi keimanan, kesehatan, dan kehidupan sehari-hari.

Puasa sebagai Latihan Keimanan

Puasa sejatinya adalah latihan untuk memperkuat iman kepada Allah. Ketika seseorang menahan lapar dan dahaga, padahal tidak ada yang melihat kecuali Allah, itu menunjukkan keyakinan (iman) yang kuat kepada-Nya. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa, yaitu pribadi yang senantiasa merasa diawasi oleh Allah dalam setiap keadaan.

Meningkatkan Ibadah di Bulan Ramadhan

Beliau juga mengingatkan bahwa di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat malam (tahajud), membaca Al-Qur’an, dan amalan sunnah lainnya. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa yang melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ini menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah.

Puasa dan Kepedulian Sosial

Ciri lain dari orang yang berhasil dalam puasanya adalah meningkatnya kepedulian sosial, khususnya dalam bersedekah. Rasulullah ﷺ dikenal sebagai sosok yang paling dermawan, terlebih di bulan Ramadhan.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ
“Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan.”
(HR. Bukhari)

Dengan berpuasa, seseorang merasakan lapar sehingga tumbuh empati kepada mereka yang kekurangan.

Hikmah Puasa dari Sisi Kesehatan

Dari sudut pandang medis, puasa juga memberikan manfaat besar bagi tubuh. Saat tubuh tidak menerima asupan makanan dalam beberapa jam, tubuh akan melakukan proses pembersihan alami, termasuk membuang sel-sel yang rusak. Hal ini menunjukkan bahwa syariat Islam selaras dengan kesehatan manusia.

Puasa dan Pengelolaan Ekonomi

Selain itu, puasa juga mengajarkan pengendalian diri dalam hal konsumsi. Secara logika, ketika frekuensi makan berkurang, seharusnya pengeluaran juga lebih hemat. Namun, seringkali justru terjadi sebaliknya karena gaya hidup yang berlebihan. Oleh karena itu, puasa menjadi momen untuk hidup lebih sederhana dan bijak dalam mengatur keuangan.

Penutup

Di akhir kultum, jamaah diingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi sarana untuk meningkatkan iman, memperbanyak ibadah, menumbuhkan kepedulian sosial, menjaga kesehatan, serta melatih kesederhanaan hidup.

Semoga puasa yang kita jalani diterima oleh Allah SWT dan menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang bertakwa. Aamiin.

0Comments