Cepu, Rabu, 4 Februari 2026 — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Cepu kembali menyelenggarakan kajian rutin bulanan yang bertempat di Masjid Taqwa Cepu. Kajian ini menghadirkan pemateri Ustadz Suroso, M.Pd., yang menyampaikan materi bertema kekuatan iman dalam hati serta pentingnya melibatkan Allah dalam mendidik anak.
Kajian diawali dengan penampilan bacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh santri MBS Cepu, sehingga menambah kekhusyukan dan semangat jamaah sejak awal acara.
Kekuatan Iman dalam Hati
Dalam pemaparannya, Ustadz Suroso menjelaskan bahwa di dalam hati manusia terdapat kekuatan iman yang luar biasa. Apabila iman terjaga dan terus dipupuk, maka hati akan menjadi sumber ketenangan, kesabaran, serta petunjuk dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam mengemban amanah sebagai orang tua.
Iman yang kuat akan melahirkan sikap tawakkal kepada Allah dan kesadaran bahwa segala usaha manusia harus disertai dengan doa dan ketergantungan penuh kepada-Nya.
Mengapa Mendidik Anak Harus Melibatkan Allah
Beliau menegaskan bahwa mendidik anak tidak cukup hanya dengan usaha lahiriah, seperti pendidikan formal, pengawasan, dan nasihat. Orang tua tidak mungkin menjaga anak selama 24 jam penuh, sehingga keterlibatan Allah melalui doa menjadi hal yang sangat penting.
Doa adalah senjata orang tua dalam mendidik anak, agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang shalih dan shalihah, beriman, dan berakhlak mulia.
Doa untuk Anak yang Dianjurkan
Ustadz Suroso mengingatkan jamaah agar senantiasa mendoakan anak-anaknya, di antaranya dengan doa yang diajarkan dalam Al-Qur’an:
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn
Artinya:
"Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang shalih."
(QS. Ash-Shaffat: 100)
Selain itu, orang tua dianjurkan untuk memperbanyak doa-doa kebaikan lainnya bagi anak, baik untuk keimanan, akhlak, kesehatan, maupun keselamatan dunia dan akhirat.
Doa Rasulullah ﷺ untuk Cucu-cucunya
Dalam kajian ini juga disampaikan teladan dari Rasulullah ﷺ yang mendoakan cucu-cucunya, Hasan dan Husain, agar senantiasa dilindungi oleh Allah dari gangguan setan dan bahaya lainnya. Doa tersebut adalah:
أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Artinya:
"Aku memohon perlindungan untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap setan, binatang yang berbisa, dan dari setiap pandangan mata yang jahat."
(HR. Al-Bukhari)
Doa ini menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ sendiri mencontohkan pendidikan anak dengan doa, sebagai bentuk tawakkal dan kasih sayang yang mendalam.
Penutup dan Doorprize
Kajian rutin bulanan ini berlangsung dengan penuh antusiasme jamaah. Sebagai penutup, panitia juga mengadakan pembagian doorprize untuk menambah semangat dan kebersamaan para jamaah yang hadir.
Melalui kajian ini, PRM dan PRA Cepu berharap para orang tua semakin menyadari bahwa iman, doa, dan ketergantungan kepada Allah merupakan fondasi utama dalam mendidik anak, sehingga lahir generasi yang kuat iman, berakhlak mulia, dan menjadi penyejuk mata bagi orang tuanya.

0Comments