BSd9GfC0TUrlBUd5TSO9GSz7GY==
Light Dark
Al-Qur’an Pedoman Hidup Sepanjang Zaman dalam Kultum Subuh di Masjid Taqwa Cepu

Al-Qur’an Pedoman Hidup Sepanjang Zaman dalam Kultum Subuh di Masjid Taqwa Cepu

Cepu, 22 Februari 2026 — Suasana khusyuk menyelimuti masjid TAQWA Cepu pada Ahad pagi usai pelaksanaan sholat Subuh berjamaah. Kegiatan dilanjutkan d
Table of contents
×

Cepu, 22 Februari 2026 — Suasana khusyuk menyelimuti masjid TAQWA Cepu  pada Ahad pagi usai pelaksanaan sholat Subuh berjamaah. Kegiatan dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Ust. Abdullah Wahab , S.Pd.I, yang mengangkat tema “Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup Sepanjang Zaman.”

Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci untuk dibaca, tetapi merupakan petunjuk hidup yang lengkap bagi seluruh umat manusia, dari masa ke masa. Al-Qur’an hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan kehidupan, baik dalam aspek ibadah, akhlak, sosial, hingga muamalah.

Beliau mengawali materi dengan mengingatkan bahwa kemuliaan seorang muslim sangat bergantung pada kedekatannya dengan Al-Qur’an. Sebagaimana firman Allah:

هَٰذَا بَيَانٌ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ لِّلْمُتَّقِينَ
“(Al-Qur’an) ini adalah penjelasan bagi manusia, petunjuk, dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.”
(QS. Ali Imran: 138)

Dijelaskan bahwa Al-Qur’an memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai bayān (penjelas), hudā (petunjuk), dan mau‘izhah (nasihat). Oleh karena itu, umat Islam tidak cukup hanya membaca, tetapi juga harus memahami, mengamalkan, dan menjadikannya sebagai landasan dalam setiap aspek kehidupan.

Lebih lanjut, beliau mengajak jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi, nilai-nilai Al-Qur’an tetap relevan dan mampu menjadi kompas moral bagi manusia.

Beliau juga mengingatkan pentingnya interaksi rutin dengan Al-Qur’an, seperti membaca setiap hari, mentadabburi maknanya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah ﷺ bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari)

Di akhir kultum, jamaah diajak untuk mulai memperbaiki hubungan dengan Al-Qur’an, terutama menjelang bulan Ramadhan yang semakin dekat. Momentum tersebut menjadi waktu terbaik untuk kembali menghidupkan Al-Qur’an dalam hati dan kehidupan.

Kegiatan kultum Subuh ini menjadi salah satu bentuk pembinaan ruhani yang rutin dilaksanakan di lingkungan muhammadiyah Cepu, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai Islam yang berkemajuan dan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.

Dengan adanya kajian ini, diharapkan para jamaah semakin termotivasi untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang tidak lekang oleh waktu, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

0Comments