BSd9GfC0TUrlBUd5TSO9GSz7GY==
Light Dark
Saat Kata Tak Mampu Lagi Mewakili Rasa

Saat Kata Tak Mampu Lagi Mewakili Rasa

Allah tahu luka yang kamu simpan rapi, perjuangan yang tak kamu ceritakan, dan harapan yang kamu jaga agar tak patah oleh kecewa.
Table of contents
×

 


Ada saat-saat dalam hidup ketika kata-kata berhenti berfungsi. Mulut terdiam, air mata pun enggan jatuh, namun hati dipenuhi oleh harap, lelah, dan doa yang tak sempat terucap. Bukan karena kita tak ingin mengadu, tetapi karena rasa terlalu dalam untuk diterjemahkan.

Di titik itulah kita belajar bahwa Allah tidak menunggu suara yang lantang. Ia memahami bahasa hati yang paling sunyi.

“Allah tahu luka yang kamu simpan rapi, perjuangan yang tak kamu ceritakan, dan harapan yang kamu jaga agar tak patah oleh kecewa.”

Allah ﷻ berfirman:

يَعْلَمُ ٱلسِّرَّ وَأَخْفَىٰ

"Dia mengetahui rahasia dan apa yang lebih tersembunyi."
(QS. Thaha: 7)

Ayat ini meneguhkan bahwa tidak ada satu pun getaran hati yang luput dari pengetahuan-Nya—bahkan yang tidak pernah keluar menjadi kata.


Doa yang Tak Terucap Tetap Sampai

Sering kali kita merasa doa kita tak sempurna karena tidak terucap dengan rapi. Padahal, Allah melihat niat sebelum lafaz, dan mendengar rintih sebelum suara.

Allah ﷻ menegaskan:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِۦ نَفْسُهُۥ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ ٱلْوَرِيدِ

"Sungguh Kami telah menciptakan manusia dan Kami mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya."
(QS. Qaf: 16)

Kedekatan Allah ini menjadi penghibur bagi jiwa yang lelah. Bahkan ketika tak sanggup berdoa dengan kata, kedekatan itu tetap ada.


Tak Ada Tangis yang Terbuang Sia-sia

Tangis yang jatuh dalam sepi, harapan yang dijaga dalam diam, dan ikhtiar yang dilakukan tanpa sorotan—semuanya tercatat rapi. Allah tidak pernah menyia-nyiakan keikhlasan, sekecil apa pun bentuknya.

Allah ﷻ berfirman:

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ ٱلْمُحْسِنِينَ

"Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan."
(QS. At-Taubah: 120)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَنظُرُ إِلَىٰ صُوَرِكُمْ وَلَا إِلَىٰ أَجْسَادِكُمْ وَلَٰكِنْ يَنظُرُ إِلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

"Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan tubuh kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian."
(HR. Muslim)


Penutup: Selama Hati Masih Mengarah kepada-Nya

Selama hatimu masih mengarah kepada Allah,
tak ada doa yang sia-sia,
tak ada tangis yang tak dihitung,
dan tak ada ikhtiar yang luput dari perhatian-Nya.

Mungkin hari ini jawaban belum datang. Namun yakinlah, Allah tidak pernah terlambat—Ia hanya menunggu waktu terbaik untuk menguatkanmu dengan cara-Nya sendiri.

Karena bagi Allah, diam pun bisa menjadi doa,
dan sabar yang sunyi adalah bentuk iman yang paling jujur.


0Comments