![]() |
| Kultum Ramadhan Pendidikan Kejujuran |
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ الصِّيَامَ مَدْرَسَةً لِلصَّادِقِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الصَّادِقُ الْأَمِيْنُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ.
"Segala puji bagi Allah yang menjadikan puasa sebagai sekolah bagi orang-orang yang jujur. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya yang jujur lagi terpercaya. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."
Ramadhan: Madrasah Kejujuran (Al-Shiddiq)
Jamaah yang dirahmati Allah, salah satu nilai moral tertinggi dalam Islam adalah kejujuran. Di bulan Ramadhan ini, Allah SWT tidak hanya memerintahkan kita menahan lapar, tetapi juga sedang mendidik karakter kita melalui sebuah kurikulum luar biasa yang bernama Kejujuran.
Puasa adalah ibadah Sirri (rahasia). Tidak ada manusia yang benar-benar tahu apakah seseorang benar-benar berpuasa atau tidak. Seseorang bisa saja makan di tempat sepi, namun ia memilih tidak melakukannya karena ia jujur kepada Tuhannya dan jujur kepada dirinya sendiri.
Kejujuran adalah Fondasi Kebaikan
Rasulullah SAW menegaskan bahwa kejujuran adalah jalan utama menuju surga, dan puasa melatih kita untuk konsisten di jalan tersebut:
عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ
"Hendaklah kalian jujur, karena kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunjukkan kepada Surga."
(HR. Muslim)
Membangun Integritas Melalui Puasa
Mengapa pendidikan kejujuran di bulan Ramadhan begitu penting? Karena tanpa kejujuran, puasa hanyalah sebuah sandiwara. Allah SWT tidak membutuhkan hambanya yang meninggalkan makan dan minum namun tetap memelihara kebohongan dan tipu daya.
Allah SWT berfirman mengenai perintah untuk bersama orang-orang yang jujur:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَكُوْنُوْا مَعَ الصّٰدِقِيْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang jujur."
(QS. At-Tawbah: 119)
Implementasi Kejujuran dalam Kehidupan
- Jujur dalam Berkata: Tidak menyebarkan hoax atau berita bohong demi kepentingan pribadi.
- Jujur dalam Bekerja: Tidak melakukan korupsi atau mengurangi timbangan saat berdagang.
- Jujur dalam Berjanji: Menepati janji yang telah diucapkan kepada sesama manusia.
Kesimpulan
Jika kita lulus dari madrasah Ramadhan ini, idealnya kita menjadi pribadi yang memiliki Self-Control yang kuat. Pribadi yang jujur bukan karena ada pengawasan manusia atau kamera CCTV, melainkan karena sadar bahwa Allah Maha Melihat. Mari jadikan sisa Ramadhan ini untuk memperkuat integritas diri kita.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الصَّادِقِيْنَ فِي الْقَوْلِ وَالْعَمَلِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ. وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
"Semoga Allah memberkati kita dengan Al-Qur'an yang agung. Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang jujur dalam ucapan dan perbuatan. Ya Tuhan kami, terimalah amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."


0Comments