![]() |
| Praktek rukti jenazah Muhammadiyah Cepu |
Praktek Rukti Jenazah Muhammadiyah Cepu: Penguatan Kader Pelayanan Umat
Pimpinan Muhammadiyah Cepu menyelenggarakan kegiatan Praktek Rukti Jenazah pada Ahad, 18 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan rukti jenazah yang telah dilaksanakan pada Ahad, 11 Januari 2026 bertempat di Aula RS PKU Muhammadiyah Cepu.
Pelatihan sebelumnya telah memberikan bekal materi secara menyeluruh mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai dengan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, yang disampaikan oleh Ustadz Lukman Hakim, Lc., M.A. dan Ustadz Bambang Supriyono, S.Ag., S.Pd..
Praktek Langsung di Lapangan
Pada Ahad, 18 Januari 2026, kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung rukti jenazah yang dilaksanakan di area ruang jenazah RS PKU Muhammadiyah Cepu dan Masjid Al-Hikmah Cepu.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur Muhammadiyah, meliputi PRM, PRA, Ortom, dan AUM. Untuk efektivitas pembelajaran dan menjaga adab syar’i, peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok laki-laki dan kelompok perempuan.
Pembimbing Praktek
Kelompok Laki-laki dipandu oleh:
- Ustadz Zaenal Arifin, S.Ag., M.M.
- Ustadz Bambang Supriyono, S.Ag., S.Pd.
- Ustadz Aang Sudaryanto, S.Pd.
Kelompok Perempuan dipandu oleh:
- Ustzah. Sri Rejeki, S.Pd.
- Ustzah. Riska Kurnia Noviyanti, S.Pd.
- Ustzah. Dwi Nurmalinda
Materi Praktek Rukti Jenazah
Praktek dilakukan secara berurutan dan menyeluruh sesuai dengan materi yang telah disampaikan pada pelatihan sebelumnya, meliputi:
- Tata cara memandikan jenazah sesuai tuntunan Tarjih Muhammadiyah
- Proses mengkafani jenazah dengan benar dan tertib
- Praktek menshalatkan jenazah sesuai sunnah Nabi ﷺ
- Simulasi menguburkan jenazah dengan adab dan tuntunan syariat
Seluruh proses praktek dibimbing secara langsung oleh para pemateri dan instruktur, sehingga peserta dapat memahami secara teori maupun praktik lapangan.
Kegiatan ini bertujuan agar seluruh peserta mampu menjadi tim rukti jenazah di lingkungan ranting masing-masing, serta siap terjun langsung melayani warga Muhammadiyah apabila terdapat musibah kematian di masyarakat.


0Comments