![]() |
| Menjaga shalat di tengah kesibukan kerja |
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِإِقَامَةِ الصَّلَاةِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ مَالِكُ الْيَوْمِ وَالْآخِرَةِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ قُدْوَتُنَا فِي الْعِبَادَةِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.
"Segala puji bagi Allah yang memerintahkan kita untuk mendirikan shalat. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Memiliki dunia dan akhirat, dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya teladan kita dalam beribadah. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."
Shalat: Jangkar di Tengah Badai Kesibukan
Jamaah yang dimuliakan Allah, kita hidup di era di mana waktu terasa berjalan begitu cepat. Pekerjaan, bisnis, dan urusan duniawi seolah tidak pernah ada habisnya. Namun, di tengah keriuhan dunia tersebut, kita sering lupa bahwa ada satu kewajiban yang menjadi batas pemisah antara keimanan dan kekufuran, yaitu Shalat Lima Waktu.
Banyak dari kita yang menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk menunda shalat. Padahal, shalat bukanlah beban yang menghambat pekerjaan, melainkan sumber energi dan keberkahan yang akan memudahkan segala urusan kita.
Shalat Adalah Kewajiban yang Terjadwal
Allah SWT tidak meminta seluruh waktu kita. Dia hanya meminta beberapa menit dalam lima waktu sehari semalam. Allah SWT berfirman:
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
"Sungguh, shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
(QS. An-Nisa: 103)
Bahaya Melalaikan Shalat Karena Urusan Dunia
Jangan sampai kesuksesan dunia yang kita kejar justru menjadi penyebab kecelakaan kita di akhirat. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa amal pertama yang akan diperiksa adalah shalat:
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ
"Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya."
(HR. Tirmidzi & An-Nasa'i)
Tips Menjaga Shalat di Tengah Kerja
- Jadikan Shalat sebagai Pusat Jadwal: Jangan atur shalat di sela pekerjaan, tapi aturlah pekerjaan di sela waktu shalat.
- Segerakan Saat Adzan Berkumandang: Menunda shalat adalah pintu masuk bagi syaitan untuk membuat kita lupa sama sekali.
- Ingat Hakikat Rezeki: Pekerjaan yang kita kejar adalah jemputan rezeki, sementara Shalat adalah pengabdian kepada Pemberi Rezeki. Mana yang lebih utama?
Kesimpulan
Dunia ini tidak akan pernah selesai diurus hingga kita masuk ke liang kubur. Oleh karena itu, jangan korbankan yang abadi (akhirat) demi sesuatu yang sementara (dunia). Shalat adalah istirahat terbaik bagi jiwa yang lelah. Mari kita perbaiki shalat kita, agar Allah memperbaiki hidup kita.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مُقِيْمِي الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا. رَبَّنَا تَقَبَّلْ دُعَاءَنَا. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
"Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang mendirikan shalat, begitu juga keturunan kami. Ya Tuhan kami, terimalah doa kami. Berikanlah kami kebaikan di dunia dan akhirat. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."


0Comments