![]() |
| Menjaga Shalat Lima Waktu |
Khutbah Jumat: Menjaga Shalat Lima Waktu di Tengah Kesibukan
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.
"Segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan, dan ampunan-Nya. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya. Wahai hamba Allah, aku wasiatkan diriku dan kalian untuk bertakwa kepada Allah, sungguh beruntung orang-orang yang bertakwa."
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, marilah kita senantiasa memanjatkan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada uswah hasanah kita, Nabi Muhammad SAW. Khatib berwasiat, marilah kita tingkatkan takwa dengan menjalankan perintah-Nya, terutama tiang agama kita, yaitu shalat lima waktu.
Shalat: Skala Prioritas Utama
Di era modern ini, kita sering terjebak dalam hiruk-pikuk pekerjaan, bisnis, dan urusan duniawi yang seolah tiada habisnya. Namun, perlu kita sadari bahwa sesibuk apapun kita, shalat adalah garis batas antara iman dan kekufuran. Allah SWT berfirman mengenai kewajiban menjaga waktu shalat:
حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ
"Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'."
(QS. Al-Baqarah: 238)
Mengapa Kita Harus Menjaga Waktu?
Banyak di antara kita yang menunda shalat dengan alasan "sedang rapat", "tanggung sedang melayani pelanggan", atau "pekerjaan belum selesai". Padahal, shalat adalah kunci keberkahan waktu. Rasulullah SAW bersabda:
أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ؟ قَالَ: الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا
"Amalan apakah yang paling dicintai Allah? Beliau (Rasulullah) menjawab: Shalat pada waktunya."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Shalat bukan penghambat produktivitas. Justru dengan shalat, kita beristirahat sejenak dari beban dunia untuk menghadap Sang Pencipta. Shalat memberikan ketenangan jiwa yang membuat pikiran lebih jernih dalam bekerja.
Ancaman Melalaikan Shalat
Jangan sampai kesibukan kita menjadi alasan untuk celaka. Allah SWT memberikan peringatan keras dalam surah Al-Ma'un bagi orang-orang yang menganggap remeh waktu shalat:
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ، الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
"Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya."
(QS. Al-Ma'un: 4-5)
Lalai di sini bermakna menunda-nunda waktu shalat tanpa uzur syar'i hingga waktunya hampir habis atau bahkan terlewat. Mari kita ingat, amalan pertama yang dihisab adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka seluruh amal lainnya dianggap baik.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
Jamaah sekalian, intisari khutbah tadi adalah: Sesibuk apapun dunia mengejarmu, jangan pernah tinggalkan shalat, karena shalat adalah penolong dan kunci keberkahan hidupmu.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ.
اَللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِمَّنْ يُحَافِظُوْنَ عَلَى الصَّلَوَاتِ فِي أَوْقَاتِهَا.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
"Ya Allah, ampunilah mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Ya Allah bantulah kami untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur, dan beribadah dengan baik. Jadikanlah kami orang yang menjaga shalat pada waktunya. Berikanlah kami keturunan yang menyejukkan hati dan berikanlah kebaikan di dunia serta akhirat. Amin."


0Comments