![]() |
| Amalan Sunnah Setelah Jenazah Dikuburkan |
1. Mendoakan Jenazah di Pemakaman
Setelah selesai memakamkan, Nabi Muhammad Saw meminta para sahabat untuk berhenti sejenak dan mendoakan keteguhan hati sang jenazah. Sebagaimana diriwayatkan oleh 'Usman bin Affan r.a:
2. Takziah: Menghibur Keluarga
Takziah bertujuan untuk menghibur dan menenangkan keluarga yang berduka. Kata “takziah” berasal dari kata “'azza” yang berarti sabar. Tujuannya adalah membantu menguatkan kesabaran mereka.
Takziah tidak terbatas pada tiga hari saja. Nabi Saw pernah menjenguk keluarga Ja’far setelah tiga hari berlalu, memberikan kelonggaran waktu bagi umat untuk memberikan dukungan moral.
Tinjauan Amalan Tahlilan dan Yasinan
Berbeda dengan doa dan takziah, praktik tahlilan pada malam-malam tertentu (hari ke-1, ke-7, dst) sering menjadi perdebatan. Dalam Tanya Jawab Agama jilid 2, dijelaskan bahwa tidak ada dalil khusus yang mendasari ritual berjangka waktu tersebut.
Menghindari Budaya Niyahah (Meratapi)
Praktik yang memberatkan keluarga, seperti kewajiban menyediakan makanan bagi tamu saat berduka, perlu diwaspadai agar tidak jatuh ke dalam kategori niyahah atau meratapi jenazah ala tradisi jahiliyah.
Sebagai penutup, umat Islam hendaknya berpegang teguh pada sunnah yang jelas seperti berdoa dan takziah, sebagai bentuk ketaatan dan kasih sayang yang tulus kepada sesama Muslim.


0Comments